Baru-baru ini, sekelompok perwakilan pelanggan dari Kamboja mengunjungi Qingzhou Liding Machinery Equipment Co., Ltd. untuk melakukan investigasi lapangan dan melakukan pertukaran mendalam mengenai proyek kustomisasi mesin pencuci dan dehidrasi pasir spiral. Kunjungan ini tidak hanya memperdalam kepercayaan timbal balik antara kedua pihak, tetapi juga meletakkan dasar yang kuat untuk kerja sama lebih lanjut di masa mendatang.
Didampingi oleh para pemimpin perusahaan dan tim teknis, rombongan pelanggan mengunjungi bengkel produksi peralatan, lokasi perakitan, dan area demonstrasi mesin sebenarnya. Insinyur teknis memberikan penjelasan rinci tentang prinsip struktur, proses pengoperasian, kapasitas pengolahan, dan kemudahan perawatan mesin pencuci dan dehidrasi pasir spiral di lokasi. Peralatan ini mengintegrasikan pencucian dan dehidrasi pasir, memiliki struktur yang kompak dan jejak yang kecil, dan sangat cocok untuk pembersihan dan daur ulang material seperti pasir buatan dan pasir sungai, dan diterima dengan baik oleh pelanggan domestik dan internasional.
Setelah memahami kondisi kerja di lokasi dan kebutuhan spesifik proyek pelanggan di Kamboja, tim teknis Liding dengan cepat mengembangkan serangkaian solusi khusus yang efisien dan praktis. Pelanggan sangat menghargai kinerja peralatan yang canggih dan alur proses perusahaan yang ketat, menandatangani kontrak pembelian di tempat, dan secara resmi memesan mesin pencuci dan dehidrasi pasir spiral yang memenuhi kebutuhan produksinya.
Keberhasilan kerja sama ini tidak hanya menandai semakin meluasnya penetrasi produk Liding Machinery di pasar Asia Tenggara, tetapi juga sekali lagi membuktikan kekuatan teknis dan pengaruh merek perusahaan di bidang peralatan pemulihan pasir halus dan pencucian pasir.
Qingzhou Liding Machinery akan selalu berpegang pada konsep pengembangan yang berfokus pada teknologi, kualitas, dan mengutamakan pelanggan, serta terus menyediakan peralatan penyortiran dan pengolahan pasir dan kerikil berkinerja tinggi dan andal bagi pelanggan global.












